1 Juta Data Pengguna Indonesia Bocor, Facebook Akan Lakukan ini | Informasi Gadget Terbaru 2017

1 Juta Data Pengguna Indonesia Bocor, Facebook Akan Lakukan ini

Belakangan ini, Facebook ramai diperbincangkan di media sosial sampai di seluruh dunia perihal berita kebocoran data penggunanya kepada perusahaan pihak ketiga yang bernama Cambridge Analytica. Tak hanya data pengguna di Amerika Serikat saja, negara lain seperti Indonesia juga bocor ke perusahaan tersebut. Seberapa banyak?

Lewat sebuah postingan blog resmi Rabu lalu (4/4), CTO Facebook, Mike Schroepfer mengatakan jika, “secara total, kami percaya bahwa informasi pengguna Facebook hingga 87 juta orang – sebagian besar di AS – mungkin telah dibagikan secara tidak layak dengan Cambridge Analytica melalui aplikasi yang mereka atau teman mereka gunakan”. Ini melebihi perkiraan yang dirilis New York Times sebelumnya, jika ada kurang lebih 50 juta data pengguna yang bocor ke perusahaan pengumpul data tersebut.

fb_cambridge_1
Dari 87 juta orang, 70,63 juta pengguna diantaranya adalah pengguna asal Amerika Serikat, mendominasi dengan nilai 81,6%. Filipina terletak di peringkat kedua terbanyak, dengan jumlah 1,175 juta pengguna atau sebesar 1,4%. Sementara Indonesia di peringkat selanjutnya, tak kalah banyak oleh Filipina yaitu 1,096 juta data pengguna, atau sekitar 1,3%. Selain itu ada beberapa negara lain seperti United Kingdom, Meksiko, Kanada, India, Brazil, Vietnam dan Australia. Semua paling tidak melebihi tiga ratus ribu data pengguna.

Persentase tersebut adalah perkiraan dengan metode terbaik menurut Facebook, untuk menggambarkan jumlah akun yang terkena dampak atau bocor ke pihak Cambridge Analytica. Hingga saat ini Facebook juga belum bisa menginformasikan, data seperti apa yang bocor. Mulai 9 April mendatang, Facebook akan menginformasikan kepada seluruh pengguna yang kemungkinan datanya termasuk yang telah bocor ke perusahaan pihak ketiga tersebut. Nantinya, Facebook akan meletakkan sebuah tautan di bagian atas News Feed untuk membantu penggunanya mengerti aplikasi apa saja yang selama ini sudah mengambil data pengguna.

Contoh tampilan pemberitahuan pada menu News Feed, 9 April nanti.

Contoh tampilan pemberitahuan pada menu News Feed, 9 April nanti.

Facebook sendiri akan melakukan enam langkah untuk mengantisipasi bocornya data pengguna mereka, seperti melakukan audit terhadap aplikasi pihak ketiga, memberikan informasi kepada penggunanya, menonaktifkan aplikasi yang sudah tidak digunakan selama tiga bulan, membatasi data yang dibagi dan lainnya. Dikutip dari KompasTekno, juru bicara Facebook Indonesia, Putri Dewanti mengatakan, “Jika kami menemukan pengembang yang menyalahgunakan informasi personal yang sensitif, mereka akan diblok dari platform kami”. Facebook juga akan mengembangkan program Bug Bounty, dimana pengguna Facebook yang dapat menemukan dan melaporkan penyalahgunaan data yang dilakukan pengembang aplikasi akan diberikan penghargaan tertentu. Informasi selengkapnya dapat Gadgeteers akses di sini.

Via newsroom.fb.com, tekno.kompas.com
Featured image via newsroom.fb.com
WN

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.

Tech & gadget enthusiast. Part of @nokianesia. @prasetyoh on Twitter.

Dipersembahkan oleh : InfoGadgetTerbaru.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Leave a Reply

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==