5 Smartphone Dual Kamera yang Jago Bikin Foto Bokeh | Informasi Gadget Terbaru 2017

5 Smartphone Dual Kamera yang Jago Bikin Foto Bokeh

Mendekati penghujung tahun 2017 ini, makin banyak smartphone di Indonesia yang mengusung teknologi kamera ganda di sisi belakang. Lensa sekunder yang digunakan pun bermacam-macam jenisnya, ada yang sebagai lensa wide, telephoto, lensa hitam putih (BW), hingga lensa yang khusus menangkap informasi jarak fokus objek.

Kalau Gadgeteers menginginkan smartphone yang dapat menghasilkan foto a-la GoPro, Gadgeteers bisa memilih LG G6, atau beberapa seri dari Asus seperti Zenfone 4 Max & Max Pro. Namun jika mencari smartphone yang bisa memotret foto bokeh, ada banyak sekali pilihan saat ini. Untuk itu, berikut GadgetGaul pilihkan lima smartphone dual kamera bergaransi resmi yang bisa ambil foto bokeh dengan hasil terbaik.

Xiaomi Mi A1

Gadgeteers pasti sudah tidak asing dengan smartphone yang satu ini, atau bahkan sedang menggunakannya untuk membaca tulisan ini. Ya, smartphone Android One pertama dari Xiaomi ini cukup laris terjual mulai awal perilisannya di Indonesia hingga saat ini. Bagaimana tidak, kombinasi hardware yang menggiurkan, serta dukungan pembaruan software yang cepat dari Google membuat calon pembeli tidak pikir panjang untuk meminang Mi A1.

Xiaomi Mi A1 menggunakan kombinasi lensa normal + telephoto di sisi belakangnya, keduanya beresolusi 12 Megapixel. Lensa normalnya cukup lebar, 26mm dengan bukaan f/2.2 dan ukuran piksel 1.25µm. Sedangkan lensa telephoto 50mm-nya f/2.6 dengan piksel yang lebih kecil yaitu 1µm. Mengambil foto bokeh menggunakan Mi A1 cukup mudah, hanya dengan menekan logo portrait di sisi atas layar. Hasilnya juga relatif bagus di kondisi cukup cahaya. Karena Mi A1 menggunakan lensa telephoto untuk ambil foto bokeh, kualitas akan sedikit menurun di ruangan kurang cahaya, mengingat bukaannya yang tidak terlalu lebar serta ukuran piksel yang relatif kecil.

Motorola Moto G5s Plus

Sama-sama masuk kelas smartphone harga Rp3 jutaan, Moto G5s Plus memberikan sentuhan yang berbeda pada kamera utamanya. Berbeda dengan Xiaomi Mi A1, Moto G5s Plus menggunakan kombinasi sensor warna (RGB) serta hitam putih (BW) sebagai kamera utamanya, masing-masing memiliki resolusi 13 Megapixel serta bukaan f/2.0. Sensor RGB mengambil informasi warna objek, sedangkan sensor BW fokus untuk menyerap cahaya dan detil objek. Keduanya bekerja bersamaan untuk menghasilkan foto yang lebih baik.

Mengambil foto bokeh pada Moto G5s Plus sedikit memerlukan kesabaran, dikarenakan jeda mengambil fotonya cukup lama. Menggunakan SoC Snapdragon 625, kami cukup yakin jika hal seperti ini dapat diatasi lewat pembaruan software. Yang berbeda dari Mi A1, kamu dapat mengedit foto bokeh di Moto G5s Plus setelah proses pengambilan foto. Atur ulang fokus, kadar bokeh pada foto, mengatur warna background, sampai memindahkan foreground kedalam foto lain.

Samsung Galaxy J7 Plus

SamsungGalaxy-dual_camera_01-horz

Jika Gadgeteers mencari smartphone dengan budget Rp4 jutaan rupiah, tidak ada salahnya untuk melirik Samsung Galaxy J7 Plus. J7 Plus merupakan smartphone termurah Samsung saat ini yang mengusung kamera ganda dan dapat mengambil foto bokeh. Kamera utamanya beresolusi 13 Megapixel dengan bukaan f/1.7, alias setara dengan Galaxy Note 8, setidaknya di atas kertas.

Kamera tersebut ditemani dengan kamera sekunder 5 Megapixel f/1.9 yang khusus berfungsi untuk mengambil informasi kedalaman atau jarak foto, untuk keperluan live focus dan atur bokeh baik sebelum atau sesudah proses pengambilan foto selesai. Proses pengambilan foto cukup cepat berkat penggunaan prosesor MediaTek Helio P20 octa-core pada Galaxy J7 Plus.

iPhone 7 Plus

7plus_00

Melalui iPhone 7 Plus, Apple bisa dibilang menjadi salah satu produsen smartphone pertama yang rilis flagship berkamera ganda dengan kemampuan ambil foto bokeh. Saat pertama dirilis, fitur Portrait Mode pada iPhone 7 Plus masih dalam status ‘Beta’, namun tidak lagi semenjak Apple merilis pembaruan iOS 11. Jika Gadgeteers belum melakukan pembaruan, maka akan sangat kami sarankan karena di iOS 11, hasil foto bokeh bisa lebih baik dan lebih terang.

Apple menggunakan kombinasi kamera 12 Megapixel f/1.8 dengan OIS, serta kamera telephoto 56mm 12 Megapixel f/2.8 tanpa OIS pada iPhone 7 Plus. Sama seperti Mi A1, cara mengambil foto bokeh pada iPhone sangat mudah dan tidak ada pengaturan efek bokeh setelah ambil foto. Hingga tulisan ini dibtluat, baik iPhone 8 Plus dan iPhone X belum resmi dijual di Indonesia. Jika sudah, tentu kami akan lebih menyarankan iPhone 8 Plus yang menggunakan sensor baru, atau iPhone X dengan OIS di masing-masing sensor, jika memang budget Gadgeteers tidak terbatas tentunya.

Samsung Galaxy Note 8

Live focus dan Dual Capture

Galaxy Note 8 merupakan flagship terbaik Samsung saat ini. Tanpa mengesampingkan fitur kamera, Galaxy Note 8 memiliki dua lensa kamera 12 Megapixel di belakang. Masing-masing memiliki bukaan f/1.7 untuk lensa normal 26mm dan f/2.4 untuk lensa telephoto 52mm. Yang spesial dari Galaxy Note 8 adalah, keduanya dilengkapi dengan OIS, sehingga Gadgeteers tidak perlu khawatir foto akan blur saat mengambil foto bokeh.

Pengambilan foto bokeh pada Galaxy Note 8 juga tidak hanya menggunakan lensa telephoto. Artinya, Gadgeteers dapat mengambil foto bokeh dengan hasil terbaik melalui lensa normal yang memiliki ukuran sensor cukup besar, 1/2.55 inci. Dan sama seperti Galaxy J7 Plus, kadar efek bokeh dapat diatur baik saat mengambil foto maupun sesudahnya.

Sudah menentukan pilihan? Gadgeteers bisa pilih mana yang terbaik sesuai dengan budget yang kalian miliki. Atau ada saran lain? Sampaikan pada kolom komentar di bawah ya!

WN

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.

Tech & gadget enthusiast. Part of @nokianesia. @prasetyoh on Twitter.

Dipersembahkan oleh : InfoGadgetTerbaru.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Leave a Reply

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==