Beda Rencana TKDN Apple Indonesia Versi Menkominfo dan Kemenperin | Informasi Gadget Terbaru 2017

Beda Rencana TKDN Apple Indonesia Versi Menkominfo dan Kemenperin


Mungkin seperti yang Gadgeteers tahu, hingga saat ini, ada tiga seri ponsel iPhone yang belum dapat dijual di Indonesia secara resmi. Seri iPhone tersebut yaitu 6S, 6S Plus, dan SE. Hal tersebut diakibatkan karena mereka harus berhadapan dengan regulasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk ponsel 4G LTE yang pada saat itu masih belum jelas.

Namun sekarang aturan tersebut sudah rampung dan dengan memenuhi kebijakan tersebut, Apple yang sejak 2015 harus tersandung aturan TKDN akan dapat menjual kembali seri ponsel terbarunya di Indonesia secara resmi.

Bersamaan dengan hal itu, Direktur Jenderal Industri, Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan menyatakan bahwa sekarang Apple sedang menyiapkan dokumen ke BKPM (Badan Kordinasi Penanaman Modal) untuk mengikuti skema investasi terkait TKDN.

Menurut dirinya pun, Apple tidak akan membangun pusat riset di Tanah Air. Mereka (Apple) dikatakan justru memiliki rencana berbeda, yakni hanya akan membangun sebuah industri software untuk mobile apps.

Artinya, jalan Apple untuk memenuhi aturan TKDN yaitu dengan tidak seperti Apple merakit ponselnya di tanah air, atau bukan pula dengan membangun pusat riset. Melainkan membangun sebuah industri software untuk aplikasi mobile. Kira-kira dengan cara seperti inilah Apple akan memenuhi aturan TKDN yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 30% tersebut. Aturan baru TKDN sebesar 30 persen ini akan mulai berlaku tanggal 1 Januari 2017 mendatang.

techinasia.com

Namun ternyata, di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan bahwa dirinya sedang bernegosiasi dengan Apple terkait masalah R&D (research and development/penelitian dan pengembangan) yang akan hadir di Indonesia pada tahun 2017 nanti. Ia mengatakan bahwa, komitmennya, selama tiga tahun ke depan mulai 2017 sampai 2019, Apple akan membuka pusat penelitian di Indonesia.

Itu artinya, cara Apple masuk ke Indonesia untuk menjual ponsel seri terbarunya, tidak seperti kabar yang beredar dan yang dikonfimasi oleh Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan, bahwa Apple akan masuk ke Indonesia melalui investasi di industri software tanah air. Karena ternyata menurut Menkominfo Rudiantara, Apple akan membuka R&D atau pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia.

Namun sayang, terkait kabar yang beredar tersebut, Apple belum memberikan keterangan apapun. Bila dilihat, Apple mungkin bisa jadi membuka pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia, karena perusahaan tersebut memang tengah fokus memperluas penelitian dan pengembangan di luar Amerika Serikat. Apple sendiri dikabarkan telah memijakkan kakinya di Tiongkok, Israel dan Inggris.

Selain tiga seri iPhone yang belum hadir di Indonesia, Apple sudah memperkenalkan seri iPhone terbarunya yakni iPhone 7 dan iPhone 7 Plus beberapa hari lalu. Sehingga hal tersebut membuat ada lima seri iPhone yang belum resmi hadir di Indonesia. Yaitu, iPhone 6S, 6S Plus, dan SE, serta iPhone 7 dan 7 Plus.

via TheJakartaPost.com
featured image via twimg.com

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.

Mahasiswa & Penulis amatir. Ex-Radio Announcer & MC.
Keep touch with me on Instagram: Zakislm


Bagikan Info ini ke teman Anda Yuk …

Leave a Reply

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==