Registrasi kartu SIM prabayar membutuhkan informasi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta nomor Kartu Keluarga (KK). Satu NIK maksimal hanya boleh meregistrasikan tiga kartu SIM saja. Lalu bagaimana cara mengecek apabila suatu NIK telah digunakan untuk registrasi nomor prabayar?

Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika bersama dengan operator telekomunikasi, bersepakat untuk menyediakan layanan fitur yang dinamakan Cek Nomor. Layanan tersebut akan menjadi bagian dalam sistem registrasi kartu prabayar. Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat mengetahui apakah NIK mereka sudah digunakan di lebih dari satu nomor serta status registrasinya.

“Dengan adanya layanan ini, jika saat pengecekan ditemukan nomor yang tidak dikenal terdaftar dengan data NIK dan KK miliknya, masyarakat dapat langsung datang ke gera untuk melakukan UNREG,” jelas Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika, Ahmad M. Ramli dalam keterangan tertulis yang kami kutip dari Kompas Tekno.

Berikut adalah beberapa metode dari masing-masing operator untuk mengakses layanan fitur Cek Nomor.

  • Telkomsel
    • Melalui website: https://telkomsel.com/cek-prepaid
  • Hutchison Tri (3)
    • Melalui website: https//registrasi.tri.co.id
  • Smartfren
    • Melalui website: https://my.smartfren.com/check_nik.php
  • STI
    • Melalui website: https://my.net1.co.id
  • XL Axiata
    • Melalui USSD dengan format: *123*4444#
  • Indosat
    • Melalui SMS dengan format: INFO#NIK atau INFO#MSISDN, kirim ke 4444

Kami telah mencoba salah satu metode Cek Nomor, yaitu Telkomsel dengan mengakses website mereka. Cara cek nomor cukup mudah, Gadgeteers hanya perlu menginputkan nomor kartu SIM, NIK, serta memasukkan password dengan cara menekan tombol “dapatkan password”. Password akan dikirim melalui SMS ke nomor yang akan digunakan untuk pengecekan. Pilih “cek nomor saya” dan selanjutnya akan tertampil status nomor.

ceknomor_1

Layanan fitur Cek Nomor ini diharapkan sudah diterapkan oleh semua operator dan dapat diakses oleh penggunanya masing-masing selambatnya mulai tanggal 27 November 2017. Untuk yang bukan pelanggan, diharapkan dilaksanakan paling lambat 31 Desember 2017.

Via tekno.kompas.com
WN

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.

Tech & gadget enthusiast. Part of @nokianesia. @prasetyoh on Twitter.