Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemomkominfo RI) baru saja melakukan pemblokiran terhadap sebuah situs yang menyajikan permainan “Pukul Guru Anda”, poki.com, karena dianggap meresahkan warganet, menyajikan visual yang brutal dan sama sekali tidak mendidik.

Poki.com adalah sebuah situs penyedia mini games yang dapat diakses secara online melalui browser di PC ataupun laptop, gratis dan tanpa batasan umur. Sayangnya, dari banyaknya judul permainan, terdapat sebuah judul yang tidak dalam konteks yang baik. Berjudul “Pukul Guru Anda”, pemain akan bertugas menjadi siswa yang bertugas untuk memukul guru yang ada di dalam permainan. Dengan latar sebuah ruang kelas, pemain harus melemparkan berbagai macam objek yang ada di layar ke guru di depannya, sampai guru tersebut tewas.

via liputan6.com

via liputan6.com

Meski ditampilkan peringatan di awal permainan jika konten yang akan ditampilkan mengandung adegan visual kekerasan dan brutal, tetap saja anak-anak dibawah umur dapat mengaksesnya secara mudah dan mengabaikan perintah tersebut. Dan benar saja, visual dari permainan ini bisa dikatakan brutal, karena memunculkan darah dan skenario lainnya yang tidak pantas dikonsumsi oleh anak-anak dibawah umur.

Saat ini, situs web tersebut sudah tidak dapat diakses dari sejumlah operator seluler di Indonesia hingga penyedia layanan internet seperti FirstMedia. Namun situs tersebut masih dapat diakses menggunakan VPN. Saat GadgetGaul coba untuk akses, permainan pukul guru tersebut sudah tidak dapat ditemukan dalam daftar maupun setelah mencari menggunakan beberapa kata kunci.

pokiguru_2

Sebelumnya, Kemkominfo menyebut siap memblokir permainan di situ poki.com tersebut dalam waktu maksimal 2×24 jam. “Hal ini segera ditindak lanjuti dan telah dikomunikasikan ke penyedia konten pada pukul 15.30 WIB. Penyedia konten diminta untuk menutup (take down) dalam waktu 2×24 jam,” kata Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Noor Iza lewat keterangan resmi yang diterima Liputan6.com.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara juga sudah meminta tim di Kemkominfo untuk melakukan pengecekan pada permainan ini secepatnya. “Saya sudah minta teman-teman di Kemkominfo untuk cek lagi secepatnya dan paralel siapkan proses pemblokiran, mengingat judulnya yang provokatif dan (kemungkinan besar) kontennya negatif”.

Via tekno.liputan6.com

WN

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.

Tech & gadget enthusiast. Part of @nokianesia. @prasetyoh on Twitter.