Review Huawei Nova 2i – Smartphone 4 Kamera yang Ahli Foto Bokeh Depan Belakang | Informasi Gadget Terbaru 2017

Review Huawei Nova 2i – Smartphone 4 Kamera yang Ahli Foto Bokeh Depan Belakang

Huawei Nova 2i Header Review

Huawei merupakan vendor asal Tiongkok yang berhasil menduduki peringkat tiga dunia pada tahun 2017 silam.

Bisa dibilang Huawei mengembangkan smartphone dengan spesifikasi hardware dan kualitas yang bagus. Namun Huawei nampaknya baru serius di Indonesia ketika menunjuk PT GND Imperium Perkasa sebagai distibutor resminya.

Hal ini ditunjukkan dengan peluncuran smartphone Huawei Nova 2i terbaru yang meriah. Bisa dibilang Nova 2i berhasil menjadi smartphone pertama di Indonesia yang memiliki 4 kamera sekaligus dengan kombinasi dua kamera depan dan dua kamera belakang.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai review Huawei Nova 2i yang telah dilakukan selama beberapa minggu dengan pemakaian normal sehari-hari. Tak hanya itu, saya juga melakukan pengujiannya dalam membuka aplikasi banyak (multitasking) maupun bermain game berat.

Untuk itu, bagi Gadgeter yang penasaran dengan keunggulan, kelemahan, fitur, dan spesifikasi hardware yang hadir pada smartphone kelas menengah ini maka dapat langsung melihat artikel review berikut ini :

Desain & Layar Penuh

Huawei Nova 2i Desain Layar Penuh

Huawei Nova 2i hadir dengan nilai tambah pada layarnya yang memiliki lebar 5,9 inci dengan resolusi Full HD+ (2.160 x 1.080 piksel), berteknologi IPS, dan beraspek rasio 18:9 yang memenuhi bagian depannya. Dengan layarnya yang lebar ini membuat bodi dari Nova 2i serasa smartphone dengan ukuran layar 5,5 inci.

Untuk meminimalisir layarnya terkena goresan, Huawei sudah langsung menempelkan pelindung layar pada saat dijual di pasaran. Sementara itu, layar penuh di bagian depannya ini membuat Huawei harus menghilangkan tombol fisik home dan membuat sensor fingerprint berada di bagian belakangnya. Untuk tombol navigasi recent, home, dan back pun berbentuk virtual yang berada di dalam layar.

Bodinya sendiri memiliki dimensi yang mencapai 156 mm x 75 mm x 7,5 mm dan bobot 164 gram. Bisa dibilang ketebalannya cukup tipis karena hanya mencapai 7,5 mm saja. Untuk bodinya sendiri menggunakan bahan yang terbuat dari logam sehingga membuatnya kokoh ketika digenggam.

Sayangnya ketika bagian belakang Nova 2i dipegang maka akan menimbulkan bekas sidik jari sehingga mengurangi nilai estetika, meskipun bisa dibersihkan lagi dengan kain atau tisu. Namun tidak perlu khawatir dengan hal ini karena pihak Huawei telah membekali casing pelindung tambahan dalam paket penjualannya.

Pada bagian bawah smartphone ini terdapat port jack audio 3,5mm, port microUSB, dan speaker. Selanjutnya, pada bagian kanannya terdapat tombol volume dan tombol power yang disusun secara berdampingan sehingga memudahkan untuk melakukan kombinasi screenshot.

4 Kamera Unik

Huawei Nova 2i Dual Camera Back

Bisa dibilang Huawei Novai 2i merupakan smartphone pertama di Indonesia yang memiliki 4 kamera sekaligus dengan konfigurasi dua kamera depan dan dua kamera belakang yang memiliki beberapa fitur menarik.

Dua kamera belakangnya memiliki kombinasi yang terdiri dari 16 MP aperture f/2.2 + 2 MP dengan Phase Detection Autofocus dan LED Flash yang dapat menghasilkan foto dengan bagus. Meskipun tidak bekerja sama dengan Leica, namun Huawei bisa mengoptimalkan kemampuan kamera belakangnya.

Selain itu, dua kamera belakangnya ini mampu menghasilkan foto berefek bokeh (background blur) secara instan. Menariknya, Huawei Nova 2i menyediakan dua mode untuk mengambil foto bokeh, yakni Wide Aperture dan Portrait Mode.

Untuk Wide Aperture biasanya digunakan untuk objek-objek selain manusia dan tingkat blurnya mampu diedit sebelum maupun sesudah pengambilan foto. Nantinya pengguna smartphone ini dapat memilih tingkat blurnya sesuai selera mulai dari aperture f/0.95 hingga f16.

Sementara itu, Portrait Mode biasanya digunakan untuk memotret objek manusia sehingga fotonya dapat menghasilkan wajah yang mulus dengan efek bokeh (background blur) yang cukup dramatis. Sayangnya mode ini tidak memberikan pilihan untuk mengatur tingkat blur.

Selanjutnya, dua kamera depannya memiliki kombinasi 13 MP dengan aperture f/2.0 + 2 MP yang dapat menghasilkan foto selfie atau wefie dengan bagus. Fitur Portrait Mode juga hadir untuk mendukungnya dalam menghasilkan foto selfie dengan efek bokeh.

Meskipun kamera sekunder depan dan belakangnya hanya 2 MP, namun Huawei sudah merasa cukup karena memang kamera sekundernya hanya digunakan untuk mengukur kedalaman gambar sehingga mampu menghasilkan foto bokeh (background blur) dengan cepat dan mudah.

Huawei juga telah menyematkan berbagai mode pada aplikasi kamera bawaannya agar pengguna Nova 2i dapat menghasilkan foto dengan kreatif, seperti Pro Photo, Light Painting, HDR, Night Shot, Panorama, Slow Motion, Watermark, Time-lapse, Good Food, Effect, dan masih banyak lagi.

Selama saya menggunakan kamera depan dan belakang dari Huawei Nova 2i, bisa dibilang hasilnya memuaskan dan menyenangkan, terutama untuk mengambil foto dengan efek bokeh. Untuk itu, bagi Gadgeter yang penasaran maka dapat melihat hasil foto-fotonya sebagai berikut ini :

Hasil Kamera Belakang

Foto Kamera Belakang

Foto Normal

Foto Dalam Ruangan

Foto Dalam Ruangan

Foto Malam Hari

Foto Malam Hari

Foto Bokeh

Foto Bokeh

Foto Food Mode

Foto Mode Makanan

Foto Makro

Foto Makro

Hasil Kamera Depan

Foto Selfie

Foto Selfie

Foto Selfie Beauty

Foto Selfie Beauty

Foto Selfie Bokeh

Foto Selfie Bokeh

Performa

Huawei Nova 2i Benchmark

Huawei membekali Nova 2i dengan chipset kelas menengah HiSilicon Kirin 659 Octa-core (Quad-core berkecepatan 2.36 GHz Cortex-A53 & Quad-core berkecepatan 1.7 GHz Cortex-A53) yang merupakan buatan Huawei sendiri.

Dalam mengimbangi kemampuan chipset tersebut, Huawei juga membenamkan RAM 4 GB dan storage internal 64 GB yang dapat ditambahkan microSD. Dengan kombinasi hardware ini dapat membuat smartphone berjalan dengan lancar dalam pemakaian normal sehari-hari mulai dari aplikasi email, telepon, SMS, chat, hingga editor dokumen.

Sementara dalam pengujian performa menggunakan game, Huawei Nova 2i dapat menjalankan game berat seperti Asphalt 8, Need for Speed No Limits, dan Dynasty Warrior dengan lancar. Namun terkadang game sedikit berjalan patah ketika banyak karakter bermunculan dalam game Dyansty Warrior.

Untuk game menengah, seperti Yu-Gi-Oh! Duel Links dan Sonic Forces dapat dijalankan dengan lancar dan mulus. Selanjutnya, Huawei Nova 2i berhasil mendapatkan skor mencapai 62.848 poin dalam pengujian menggunakan AnTuTu Benchmark 6.2.7.

Skor ini lebih tinggi dibandingkan smartphone yang menggunakan Qualcomm Snapdragon 625 dengan skor AnTuTu 62.013 poin. Selain itu, Nova 2i juga diuji coba dengan menggunakan Geekbench 4.2.0 yang berhasil mendapatkan 912 poin untuk pengujian single-core dan 3.234 poin untuk pengujian multi-core.

Daya Tahan Baterai

Huawei Nova 2i Back

Baterai berkapasitas 3.340 mAh yang hadir pada smartphone ini diklaim oleh Huawei dapat bertahan selama 20 jam ketika digunakan untuk telepon atau 550 jam ketika standby. Meskipun Huawei mengklaim bahwa daya baterainya dapat diisi 0 – 100% hanya dalam waktu 150 menit, namun kenyataannya bisa memakan waktu 2 hingga 2,5 jam ketika saya mencoba untuk mengisi daya baterai Nova 2i.

Untuk menguji coba secara nyata ketahanan baterai dari smartphone ini, saya melakukan kegiatan dalam pemakaian sehari-hari, seperti menonton Youtube, menonton video, jejaring sosial, chat, SMS, bermain game maupun telepon.

Berdasarkan pengujian ini, hasilnya Huawi Nova 2i dapat bertahan sekitar 10 jam mulai dari kondisi 100% hingga 0. Bisa dibilang daya tahan baterai Nova 2i hampir standar bila dibandingkan dengan smartphone kelas menengah lainnya. Sebagai catatan, saya hanya menggunakan satu kartu SIM dengan jaringan 4G-LTE sehingga hasilnya dapat berbeda apabila menggunakan dua kartu SIM sekaligus.

Sensor Fingerprint

Huawei Nova 2i Fingerprint

Sebagai smartphone yang hadir di tahun 2017, Huawei Nova 2i sudah dibekali dengan sensor fingerprint di bagian belakangnya. Dengan hadirnya sensor ini memungkinkan penggunanya dapat membuka kunci smartphone hanya dengan sidik jari saja.

Huawei Nova 2i mengizinkan 5 sidik jari berbeda untuk didaftarkan yang memiliki fungsi membuka kunci smartphone maupun kunci aplikasi dengan cepat. Selama saya menggunakan smartphone ini, bisa dibilang akurasinya sangat baik dalam memindai sidik jari saya.

EMUI 5.1 Android Nougat

Huawei Nova 2i Tampilan Antarmuka

Huawei Nova 2i sudah dibekali dengan EMUI 5.1 berbasiskan Android 7.0 Nougat pada saat pertama kali dijual. Pihak Huawei sendiri telah menyematkan berbagai fitur menarik pada EMUI 5.1, seperti dual-split multitasking yang memungkinkan penggunanya dapat menjalankan dua aplikasi sekaligus dalam satu layar, emoji yang banyak, efisiensi konsumsi baterai, manajemen memori yang baik, dan masih banyak lagi.

Untuk mengaktifkan fitur dual-split multitasking, saya cukup membuka satu aplikasi terlebih dahulu dan kemudian menekan tombol recent selama beberapa detik maka layar akan terbagi dua. Selanjutnya, saya langsung memilih aplikasi pada layar keduanya. Namun Nova 2i akan menampilkan peringatan apabila aplikasi tidak mendukung fitur dual-split ini.

Sementara itu, tampilan antarmukanya memiliki dua gaya yang terdiri dari Standard dan Drawer. Apabila mengaktifkan gaya Standard maka secara otomatis semua ikon aplikasi yang terinstal akan muncul semua pada halaman homescreen dan aplikasi dapat dihapus atau uninstall hanya dengan menariknya dari homescreen ke ikon uninstall berlambang tong sampah di bagian atasnya.

Sedangkan gaya Drawer akan memperlihatkan shortcut ikon aplikasi pada halaman homescreen dan ikon aplikasi utamanya terdapat di dalam Drawer. Untuk bisa menghapus aplikasi utamanya, Gadgeter harus membuka Drawer terlebih dahulu, memilih ikon aplikasi utama, dan langsung menariknya ke ikon uninstall berlambang tong sampah di bagian atas.

Smart Assistance

Huawei Nova 2i Smart Assistance

Smart Assistance ini berisi sekumpulan fitur-fitur pintar yang dapat memudahkan penggunanya dalam mengakses Huawei Nova 2i. Pertama dalam fitur ini terdapat Floating Dock yang memperlihatkan kumpulan menu melayang yang dijadikan satu mulai dari recent, home, back, lock screen, hingga clean memory.

Selanjutnya terdapat Motion Control yang memungkinkan penggunanya dapat melakukan beberapa perintah dengan gerakan tulang atau punggung jarinya pada layar, seperti Smart Screenshot yang memanfaatkan dua kali ketukan atau pola lingkaran pada layar dengan tulang jari untuk melakukan screenshot dengan cepat.

Penggunanya juga bisa mengaktifkan dual-split multitasking hanya dengan membuat garis lurus dengan menggunakan tulang atau punggung jari pada layar. Selain itu, aplikasi juga dapat dibuka secara langsung hanya dengan membuat pola huruf dengan menggunakan tulang atau punggung jari pada layar.

Apabila penggunanya merasa sulit untuk menggunakan Nova 2i dengan menggunakan satu tangan karena ukuran layarnya yang lebar maka Huawei telah menyediakan fitur One-Handed UI yang dapat memperkecil tampilan layar hanya dengan melakukan swipe dari tombol home ke recent atau home ke back secara cepat. Bahkan ketika penggunanya menggunakan sarung maka dapat mengaktifkan Glove mode agar layar dapat merespon sentuhan jari.

App Twin

Huawei Nova 2i Twin App

Meskipun beberapa vendor telah menyematkan fitur ini pada beberapa smartphone buatannya, namun Huawei baru menyematkan fitur App Twin pada EMUI 5.1 berbasiskan sistem operasi Android 7.0 Nougat ke atas.

Dengan hadirnya fitur App Twin memungkinkan penggunanya dapat membuka dua akun media sosial yang sama sekaligus. Misalnya Gadgeter ingin membuka dua akun Facebook sekaligus dalam satu smartphone maka dapat mengaktifkan fitur ini agar aplikasi Facebook miliknya menjadi dua.

Rata-rata aplikasi yang didukung oleh fitur ini terdiri dari Facebook, Facebook Messenger, LINE, WhatsApp, Telegram, dan masih banyak lagi. Hal ini tentu saja akan membnatu apabila Gadgeter memiliki dua atau lebih akun media sosial sekaligus.

Lainnya

Tak ketinggalan, Huawei Nova 2i sendiri telah dibekali dengan dukungan dua kartu SIM dengan slot pertama yang mendukung jaringan 2G/3G/4G dan slot kedua yang mendukung jaringan 2G saja, WiFi, dan Bluetooth. Namun smartphone ini belum dibekali dengan teknologi NFC.

Kesimpulan

Huawei Nova 2i Kesimpulan

Setelah pengujian dan penggunaan selama beberapa minggu, bisa dibilang saya sangat puas dengan Huawei Nova 2i. Terutama pada 4 kamera yang dihadirkan oleh smartphone ini karena mampu menghasilkan foto berefek bokeh maupun foto selfie bokeh secara instan dan cepat yang bisa dibilang hasilnya menjadi nampak lebih cantik.

Selain itu, saya juga dimanjakan dengan berbagai mode pengambilan foto pada aplikasi kamera bawaannya sehingga dapat berkreasi lebih banyak lagi. Bahkan terdapat juga mode untuk mengambil foto light painting dengan instan sehingga saya tidak perlu repot menggunakan manual untuk mengabadikan momen ini.

Tanpa efek bokeh pun, hasil foto dengan kamera depan dan belakang dari Huawei Nova 2i ini bisa dibilang bagus untuk smartphone kelas menengah Tak hanya itu, layarnya yang memenuhi bagian depan menambah estetika smartphone ini menjadi lebih menarik. Sensor fingerprint dari smartphone bisa dibilang sama akurat dan cepatnya dalam merespon sidik jari hampir sama dengan Huawei P9.

Sayangnya smartphone yang satu ini tidak dibekali dengan sensor Gyroscope sehingga kameranya tidak memiliki dukungan EIS (Electronic Image Stabilization) yang dapat menstabilkan ketika mengambil foto maupun video. Selain itu, absennya Gyroscope membuat penggunanya tidak dapat menggunakan Nova 2i untuk bermain game virtual reality (VR), menonton video VR, maupun melihat konten VR lainnya.

Namun secara keseluruhan, Huawei Nova 2i memang bisa menjadi smartphone kelas menengah di kisaran harga Rp 3.999.000 yang layak dibeli mengingat keunggulannya yang lebih banyak dibandingkan kekurangannya.

Layar LTPS IPS 5,9 inci Full HD+ 2.160 x 1.080 piksel
Dimensi 156 mm x 75 mm x 7,5 mm
Berat 164 gram
Prosesor HiSilicon Kirin 659 (4×2.36 GHz Cortex-A53 & 4×1.7 GHz Cortex-A53)
GPU Mali-T830 MP2
RAM 4 GB
ROM 64 GB
microSD Ya, hingga 256 GB (menggunakan slot SIM kedua)
Baterai 3.340 mAh Non-removable
Kamera Utama Dua Kamera 16 MP + 2 MP, PDAF, LED Flash
Kamera Depan Dua Kamera 13 MP + 2 MP
Sistem Operasi Android 7.0 Nougat
Antar Muka EMUI 5.1
Sensor Fingerprint, accelerometer, proximity, compass
Kartu SIM dual-SIM (4G), slot Hybrid
Jaringan/Konektivitas GSM / HSPA / LTE, Wi-Fi, microUSB v2.0, Bluetooth v4.2
Harga  Rp 3.999.000

 

Summary

Dipersembahkan oleh : InfoGadgetTerbaru.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Leave a Reply

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==