Samsung Electronics Co baru-baru ini telah mengumumkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan Qualcomm Technologies untuk memproduksi chip 7 nanometer yang mengemas teknologi jaringan generasi kelima (5G). Chip ini disebut dipersiapkan untuk perangkat smartphone.

Kedua perusahaan tersebut akan memperluas kerjasama mereka ke teknologi proses litografi Extreme Ultra Violet (EUV), termasuk pembuatan chipset mobile Qualcomm Snapdragon 5G yang menggunakan teknologi proses EUV 7-nanometer Low Power Plus (LPP) dari Samsung.

Kedua perusahaan yang berkecimpung di segmen yang masih berhubungan tersebut telah menjalin hubungan erat dalam bisnis perakitan komponen dalam produksi 10nm dan 14nm.

Tabla-5G-2

Dikutip dari Yonhap News Agency, Charlie Bae, Wakil Presiden Eksekutif Tim Penjualan dan Pemasaran Foundry di Samsung Electronics, mengatakan “Kami senang dapat terus memperluas hubungan perakitan kami dengan Qualcomm Technologies untuk pengembangan teknologi 5G menggunakan teknologi proses EUV kami.”

Bisnis perakitan yang mereka garap mengacu pada pembuatan desain chip untuk perusahaan lain yang tidak memiliki pabrik fabrikasi semikonduktor. Dengan menggunakan teknologi proses EUV 7LPP, chipset mobile Snapdragon 5G akan menawarkan tapak chip yang lebih mungil, memberi ruang lebih ke dalam menampung baterai yang lebih besar atau desain yang lebih ramping, katanya.

Samsung memperkenalkan 7LPP EUV, teknologi proses semikonduktor pertamanya itu pada bulan Mei 2017.

Kolaborasi antara Samsung dan Qualcomm sudah barang tentu menjadi batu sandungan bagi Intel juga tengah bersiap menggarap laptop dengan teknologi 5G. Meski tak lagi menggarap sektor mobile, namun kiprah Samsung dan Qualcomm tetap merupakan ancaman, mengingat keduanya bisa kapanpun melakukan agresi ke pasar PC.

via Cnet.com
WN

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.

Menghabiskan banyak waktu di sekolah dan rumah, penuh dedikasi di dunia pendidikan tapi mulai belajar jadi pengusaha dan penulis.